Program Kosabangsa 2025: USN Kolaka Berdayakan Masyarakat Zona Tambang untuk Cegah Stunting
Kolaka, 11 Oktober 2025 - Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka melalui Program Kosabangsa Tahun 2025 melaksanakan kegiatan bertajuk "Pemberdayaan Masyarakat Zona Aktif Pertambangan dalam Penanganan Stunting Melalui Integrasi Teknologi Gizi NutriKukis dan Neurolearning di Kabupaten Kolaka".
Kegiatan yang berlangsung pada 11-12 Oktober 2025 di Desa Muara Lapao-Pao, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara ini bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting, khususnya di wilayah yang terdampak aktivitas pertambangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Muara Lapao-Pao, Abdullah, yang menyampaikan apresiasinya kepada tim USN Kolaka atas kepedulian terhadap masyarakat desa. "Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat langsung bagi warga, terutama dalam meningkatkan pemahaman tentang gizi dan kesehatan anak. Desa kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan akademisi," ujarnya.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari Dr. Roslina, S.S., M.Hum; Dr. Syarifuddin Tundreng, S.S., M.Pd; dan Ns. Rosani Nain, M.Kes, dengan dukungan tim pendamping yang melibatkan akademisi berpengalaman, di antaranya Prof. Dr. Wa Ode Salma, S.ST., M.Kes; Dr. Nana Sumarna, M.Kes; serta Dr. Syawal Kamaluddin Saptaputra, S.KM., M.Sc.
Selain dosen, kegiatan ini juga menghadirkan mahasiswa USN Kolaka untuk ikut terjun langsung ke masyarakat, seperti Anggun, Muh. Rijal Tansilal, Diny Gustry Zanriad, Giska Sri Handayani, dan Fatma Ainun Mardatilla. Kolaborasi ini memperlihatkan sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam penerapan ilmu pengetahuan yang berdampak nyata.
Melalui program ini, masyarakat Desa Muara Lapao-Pao mendapatkan pendampingan terkait pemanfaatan NutriKukis sebagai teknologi pangan bergizi serta penerapan Neurolearning untuk peningkatan pengetahuan keluarga tentang gizi anak. Harapannya, program ini dapat memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat di sekitar zona pertambangan sekaligus mendukung pencapaian target penurunan stunting nasional.


