Penanaman 1000 Pohon Mangrove di Pesisir Kelurahan Tahoa oleh USN Kolaka dan Mitra
Kolaka, 15 Juli 2024 Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka bersama Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka, PLN Nusantara Power UP Kendari, dan Kelompok Nelayan Sipatuo, menggelar kegiatan penanaman 1000 pohon mangrove di pesisir Kelurahan Tahoa. Acara yang berlangsung pada 15 Juli 2024 ini merupakan bagian dari upaya konservasi lingkungan dan perlindungan ekosistem pesisir.
Rektor USN Kolaka yang diwakili Ketua LPPM, Nursamsir, SE.,M.Si, dalam sambutannya menyampaikan, "Kegiatan ini adalah bukti nyata dari komitmen kami dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendukung program pemerintah dalam konservasi mangrove. Kami berharap kolaborasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem pesisir.""
Pemda Kolaka diwakili Kepala Dinas Perikanan, Ir. Agus Salim, juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif ini. "Kerjasama antara berbagai pihak dalam penanaman mangrove ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan pesisir yang sehat dan berkelanjutan,"" ujarnya.
PLN Nusantara Power UP Kendari melalui General Manager, menambahkan bahwa partisipasi mereka dalam kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR). "Kami berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan, dan penanaman mangrove ini adalah salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut," ungkapnya.
Kelompok Nelayan Sipatuo, yang turut serta dalam kegiatan ini, menyambut baik upaya bersama ini. "Kami sangat mendukung dan akan terus berpartisipasi dalam kegiatan konservasi seperti ini karena kami menyadari betapa pentingnya mangrove bagi keberlangsungan mata pencaharian kami sebagai nelayan," kata salah satu amggota Kelompok Nelayan Sipatuo, Arman.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dari segi ekologi maupun ekonomi, bagi masyarakat sekitar pesisir Kelurahan Tahoa. Penanaman mangrove tidak hanya akan membantu mencegah abrasi pantai, tetapi juga meningkatkan keberagaman hayati dan menjadi habitat bagi berbagai spesies laut.
Selain penanaman pohon mangrove, kegiatan ini juga diisi dengan penyuluhan tentang pentingnya pelestarian mangrove dan cara-cara merawatnya, yang diikuti oleh masyarakat setempat. Diharapkan, upaya bersama ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi daerah-daerah lain untuk melakukan hal serupa.


