Pelatihan Pemasaran Digital Bagi Pelaku UMKM di Kampung Bajo Anawoi, Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah - USN Kolaka

Berita Detail

Pelatihan Pemasaran Digital Bagi Pelaku UMKM di Kampung Bajo Anawoi, Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah

Pelatihan Pemasaran Digital Bagi Pelaku UMKM di Kampung Bajo Anawoi, Kolaborasi Akademisi dan Pemerintah

08-09-2024 Admin 698 Lihat

Kolaka, 8 September 2024 - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka menyelenggarakan pelatihan pemasaran digital bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Bajo Anawoi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan platform digital sebagai media promosi dan penjualan produk. Pelatihan ini didanai oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek RI.

Ketua tim PKM, Dr. Sarmadan, M.Pd., menyampaikan dalam sambutannya bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari upaya akademisi untuk membantu masyarakat lokal beradaptasi dengan perkembangan teknologi. "Kami berharap pelaku UMKM di Kampung Bajo Anawoi dapat mengoptimalkan penggunaan digital marketing agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas," ujar Dr. Sarmadan.

Kegiatan ini dibuka oleh Lurah Anawoi, Arwan, ST., yang memberikan apresiasi kepada tim PKM atas kontribusinya dalam pengembangan ekonomi masyarakat. "Pelatihan ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampung Bajo Anawoi melalui pemanfaatan teknologi," kata Lurah Arwan.

Selain itu, pelatihan ini juga dihadiri oleh dua anggota tim lainnya, La Ode Awal Sakti, SH., MH., dan Ir. Muh. Nurtanzis Sutoyo, S.Kom., M.Cs., serta dua mahasiswa, Zubair Burhanuddin dan Nanda Saputra, yang turut mendampingi pelaksanaan kegiatan.

Pada akhir acara, Ketua Pokja 2 Ibu Sabaria Larodi yang hadir mewakiliki ibu PKK Kelurahan Anawoi, Sabariah, S.Pd., Gr., memberikan kesan positif atas pelatihan ini. "Terima kasih kepada tim PKM USN Kolaka yang telah memberikan wawasan baru kepada kami. Semoga para pelaku UMKM di Kampung Bajo Anawoi bisa memanfaatkan ilmu ini untuk meningkatkan pendapatan mereka," ungkap Sabariah.