header-int

USN Kolaka Rintis Prodi Berbasis Kearifan Lokal

Minggu, 29 Jan 2017, 19:14:53 WITA - 846 View
Share
USN Kolaka Rintis Prodi Berbasis Kearifan Lokal

USN Kolaka Rintis Prodi Berbasis Kearifan Lokal 

-Ruslin Hadanu: Tahun Ini Ada Prodi Baru 

KOLAKA – Universitas Sembilanbelas November Kolaka (USN Kolaka) sebagai salah satu perguruan tinggi negeri (PTN) baru yang ada di wilayah Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara, saat ini tengah intens melakukan berbagai upaya atau terobosan secara berkelanjutan dalam rangka meningkatkan daya saing, baik di bidang pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang menjadi fungsi Tri Dharma Perguruan Tinggi..

Untuk mewujudkan capaian tersebut, USN Kolaka terus berbenah.Selain pengembangan mutu (kualitas), juga melakukan berbagai langkah konkrit yang diharapkan mendorong percepatan kampus merah maron itu mencapai visinya pada tahun 2039 menjadi perguruan tinggi (PT) yang masuk dalam nominasi PT terbaik di kawasan Asean.

Sebagai perwujudan terhadap  pencapaian visi tersebut, USN Kolaka juga mengemban misi,diantaranya meningkatkan kualitas pelaksanaan pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat khususnya di bidang pertambangan, peternakan, perikanan, dan kelautan serta memberikan bantuan keahlian dan mengidentifikasi masalah pembangunan serta memberikan alternatif pemecahan masalah melalui penelitian ilmiah kepada masyarakat.

Sejalan dengan fungsi Tri Dharma PT, bahwa semua ilmu harus berbasis kearifan lokal yang ditopang oleh program studi (Prodi) yang applied, seperti Prodi Sains Dasar. Karenanya, USN Kolaka telah merintis pembukaan beberapa prodi baru yang diharapkan dapat melengkapi prodi yang sudah ada.

Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik USN Kolaka, Prof. Ruslin Hadanu bahwa seiring dengan tantangan masa datang yang begitu kompleks, terutama kebutuhan akan dunia kerja maka mau tak mau, perguran tinggi sebagai salah satu lembaga yang ikut berperan dan berkontribusi bagi penciptaan dan pemenuhan lapangan kerja, harus mampu memberikan solusi secara kongkrit.

“Mendasar pada kepentingan itu, USN Kolaka pun senantiasa merespon dan berupaya memaksimalkan potensi dan daya dukung yang ada, diantaranya dengan melakukan penambahan prodi baru. Beberapa prodi baru USN Kolaka di tahun 2017 ini segera terwujud, dan saat ini kita sedang menunggu keluarnya izin operasional dari Kemenristekdikti, “ujarnya melalui Kasubbag Kerjasama dan Humas USN Kolaka, Takwa, Kamis (26/1).

Lanjut Ruslin Hadanu, melengakapi prodi yang sudah ada maka pada tahun 2017 ini, USN Kolaka telah mengusulkan beberapa prodi baru yang tergabung dalam sains dasar, yakni prodi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi. Kemudian untuk prodi Farmasi, Teknologi Hasil Pertanian (THP), dan direncanakan pendirian Prodi Metalurgi yang merupakan pengembangan dari Teknik Pertambangan. Sedangkan prodi Manajemen, Akuntansi, Pendidikan Biologi, dan PPKN telah mendapat persetujuan dari Kemenristekdikti, dan saat ini menunggu keluarnya izin operasional.

“Khusus Prodi Manajemen dan Akuntansi, sekarang masih bernaung pada Fakutas ISIP, sebelum terbentuknya Fakultas Ekonomi. Begitu juga dengan Prodi Pendidikan Biologi dan PPKN berada di FKIP. Bahkan, kedepannya di FKIP bisa terbuka 15-20 prodi mengikuti kebutuhan dunia kerja di bidang pendidikan, seperti Prodi IPA Terpadu untuk kebutuhan Guru IPA SMP, sementara Pendidikan Fisika, PendidikanBiologi, Pendidikan Kimia untuk melayani kebutuhan guru atau tenaga pendidik di SMA, “ujarnya.

Menurut Warek Bidang Akademik USN Kolaka ini,pengusulan beberapa prodi baru tersebut, cukup beralasan. “Mengapa harus ada prodi Farmasi karena untuk mendukung rencana merger (penggabungan)  Akademi Keperawatan (Akper) Pemda Kolaka pada USN Kolaka. Begitu juga Prodi THP maupun Metalurgi, prodi Akuntansi. Semua itu, erat hubungannya dengan upaya pengelolaan sumber daya alam (SDA) yang handal, harus ada tenaga untuk mengelola ekonomi dan SDA kedepan,” jelasnya.

“Demikian pula pada rencana pendirian beberapa prodi bidang vokasi yang akan mendukung rencana bergabungnya Akademi Komunitas Kolaka yaituProgram Studi Budi Daya Perikanan. Sehingga  program-program sarjana Ilmu-ilmuTerapan yang berhubngan dengan pengelolaan SDA Kabupaten Kolaka, dan Sultra pada umumnya harus dibuka mengingat bahwa sumber-sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kolaka maupun Sultra, juga disuplai oleh sektor pertambangan, pertanian, dan perikanan. Hal inilah yang harus diperhatikan oleh kampus atau universitas yang ada di daerah, “tandas Prof. Hadanu.

Saat ini USN Kolaka memiliki 6 fakultas  dengan 13 Prodi, diantaranya Fakultas Pertanian dengan Prodi Agribisnis, Agroteknologi, Perikanan, dan Peternakan. Kemudian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan Geografi. Selain itu, pada Fakultas Sainteks dengan Prodi Teknik Sipil dan Pertambangan, Fakultas Hukum dengan Prodi Ilmu-Ilmu Hukum serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dengan Prodi Administtrasi Negara, dan Fakultas Teknologi Informasi dengan Prodi Sistem Informasi. (Sumber: Subbag Kerjasa dan Humas USN Kolaka)

USN
©Copyright USN - 2017 Follow Universitas Sembilanbelas November : Facebook Twitter Linked Youtube